SEKILAS INFO
: - Selasa, 31-03-2020
  • 2 bulan yang lalu / Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2020/2021 dimulai Bulan Januari s.d.Juli 2020. Ayo buruan daftar !
Peringatan Maulid Nabi Sekolah Ulul Albaab dengan Tema "Melalui peringatan maulid nabi muhammad kita teladani perjuangan rasulullah dalam mendidik generasi terbaik"

Hari kelahiran Nabi Muhmmad SAW adalah anugerah yang telah di berikan oleh Allah SWT kepada Seluruh insan di muka bumi ini. Setiap Ummat Muslim di Belahan Dunia pun selalu mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak terkecuali Sekolah Ulul Albaab. Sekolah Ulul Albaab mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Tema ” Melalui peringatan maulid nabi muhammad kita teladani perjuangan rasulullah dalam mendidik generasi terbaik”dengan tujuan

  1. Memberikan Edukasi kepada Anak-anak agar bisa menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW.
  2. Mengajak Semua Orang Tua meneladani perjuangan Rasulullah  SAW dalam mendidik Anak agar mendapat ridho Allah SAW.
  3. Memberikan semangat  dalam menjalankan dan menyiarkan ajaran Rasulullah SAW. terutama sekali dalam menjalankan syariat agama Islam, seperti shalat 5 waktu, puasa dan segala kebaikan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.

Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Sekolah Ulul Albaab, banyak penampilan-penampilan dari Siswa/i Sekolah Ulul Albaab yakni :

  1. Kelas 1 Menampilkan Hafalan Surah An-Naba
  2. Kelas 2 Menampilkan Pembacaan Tilawah Beserta Arti
  3. Kelas 3 Menampilkan Vocal Grup
  4. Kelas 4 Menampilkan pembacaan Puisi
  5. PAUD Kelas A dan Kelas B menampilkan Hafalan Surah Al-Maun

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekolah Ulul Albaab ini sangat disambut baik oleh wali murid dan warga sekitar Pematang Gubernur.

Saat Muhammad lahir, diriwayatkan Ibnu Sa’ad Ahmad ibn Hanbal Darini, cahaya menerangi istana-istana di Rum.

Nama Muhammad diberikan oleh sang kakek Abdul Mutalib, pemegang kunci Ka’bah. Abdul Muthalib membawa Muhammad masuk ke dalam Ka’bah, lalu seekor kambing disembelih sebagai bentuk aqiqah. Nabi Muhammad juga dikhitan saat berusia tujuh hari.

Dikuti dari buku Intisari Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hazm al-Andalusi, Nabi Muhammad tumbuh sebagai seorang yatim. Ayahnya meninggal saat belum genap berusia 3 tahun.

Saat Nabi lahir, tak ada yang mau menyusuinya karena tergolong miskin. Namun, seorang ibu bernama Halimah Sa’diyah dengan ikhlas mau menyusui Muhammad meski ASI-nya sulit keluar. Keikhlasan Halimah pun diberi balasan oleh Allah Swt. Keledai kurus milik Halimah menjadi berisi dan ASI-nya kembali lancar. Masya Allah.

marilah kita bersama-sama mulai dari sekarang kita sebagai orang tua meneladani perjuangan rasulullah SAW dalam mendidik buah hati agar menjadi anak yang berguna bagi Agama, orang tua,Nusa dan bangsa

TINGGALKAN KOMENTAR

Hubungi Kami

Join Us on FB