SEKILAS INFO
: - Kamis, 22-10-2020
  • 4 bulan yang lalu / pengambilan Ijazah dan Raport PAUD IT Ulul Albaab Tanggal 26 Juni 2020
  • 4 bulan yang lalu / Pengambilan Raport SD IT Ulul Albaab tanggal 27 Juni 2020
  • 9 bulan yang lalu / Sekolah Ulul Albaab membuka pendaftaran Siswa/i Baru.. Buruan daftarkan ananda segera !!
Anak Baik vs Anak Nakal

*رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِد*ِ 

“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua”

Artinya setiap anak yang baik, pasti membuat ridho orangtuanya, hal ini akan membuat Allah Ridho juga.
Tapi setiap anak nakal, pasti membuat orangtuanya murka, dan itu akan membuat Allah murka juga. Anak nakal dan anak baik itu bergantung pada ridho dan murka orangtuanya.

Siklus anak baik dan anak Nakal

Siklus Anak Baik ( siklus 1)

  • Anak Baik -> orangtua Ridho -> Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak makin baik

Siklus Anak nakal ( siklus 2)

  • Anak Nakal -> orangtua murka -> Allah Murka -> keluarga tidak berkah -> tidak bahagia -> anak makin nakal

Kalau tidak ada yang memutus siklus tersebut, maka akan terjadi pola anak baik akan semakin baik, anak nakal akan semakin nakal.Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal? Ternyata kuncinya bukan pada anak melainkan pada ORANGTUANYA.

Anak Nakal -> *ORANGTUA RIDHO* ->Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak jadi baik.

Berat? iya, maka nilai kemuliaannya sangat tinggi. Bagaimana caranya kita sebagai orangtua/guru bisa ridho ketika anak kita nakal? Ini kuncinya:

إِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ“*

“Bila kalian memaafkannya… menemuinya dan melupakan kesalahannya…maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS 64:14).

Caranya orangtua ridho adalah menerima anak tersebut, memaafkan dan mengajaknya dialog, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya. Kemudian sebagai pengingat selanjutnya, kami menguncinya dengan pesan dari Umar bin Khattab:

“Jika kalian melihat anakmu/anak didik mu berbuat baik, maka puji dan catatlah, apabila anakmu/anak didikmu berbuat buruk, tegur dan jangan pernah engkau mencatatnya”. (Umar Bin Khattab)

Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah anak belum tau. Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah orang tua yang tak sabar. Tak ada anak nakal, yang ada hanyalah pendidik yang terburu-buru melihat hasil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Hubungi Kami

Join Us on FB